01-Mei-2017

Profil dan Tujuan KMI


Kulliyatul Muballighien Al Islamiyah (KMI) adalah unit lembaga pendidikan yang didirikan pada tahun 1989 oleh Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso. KMI didirikan antara lain dilatar belakangi oleh :

  1. Kewajiban setiap muslim untuk melakukan da’wah dan amr ma’ruf nahi mungkar.
  2. Pentingnya memberikan pengetahuan yang cukup dan seimbang untuk melakukan da’wah dan amr ma’ruf nahi mungkar. Dan menyadarkan setiap muslim bahwa da’wah dan amr ma’ruf nahi mungkar itu wajib hukumnya, dan bahayanya meninggalkan da’wah dan amr ma’ruf nahi mungkar.
  3. Pentingnya kaderisasi dan mencetak da’i-da’i yang bermental baja, tangguh, gigih, berani, berketetapan hati, ikhlas, sabar dan tabah, artinya da’i-da’i yang tak lekang karena panas dan tak lapuk karena hujan.
  4. Kualitas diri dan sosial ummat yang mengalami penurunan dan mulai menjauh dari nilai nilai agama.
  5. Terjadinya pergeseran nilai dan orientasi pendidikan dari orientasi nilai kepada material.
  6. Tanggung Jawab dan Kesadaran untuk membangun dan menciptakan pribadi pribadi yang sholeh, keluarga yang sholehah, lingkungan yang sholehah dan masyarakat yang sholeh.
  7. Tuntutan masyarakat khususnya masyarakat yang tingkat ekonominya lemah untuk membantu mereka dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka dengan biaya pendidikan yang murah.

Catatan Penting : Biaya pendidikan di Pondok Pesantren Al Ishlah  murah tapi tidak murahan, kualitasnya teruji, outputnya mampu bersaing ditengah-tengah masyarakat, aktif dalam semua aktifitas kebaikan di tengah tengah masyarakat, peduli kepada lingkungan dan masyarakat dan sebagainya.

Dari itulah KMI di dirikan, dengan harapan kelak anak-anak didik/santri santrinya menjadi manusia-manusia unggul menurut versi Al Qur’an dan Sunnah Shohihah dan menjadi sebagaimana yang diharapkan dan dicita citakan


TUJUAN
KMI bertujuan untuk melahirkan lulusan yang memiliki kualifikasi:

  1. Salimul Aqidah/ber ‘aqidah bersih (سليم العقيدة)
  2. Shahihul Ibadah/ibadah dengan benar (صحيح العبادة)
  3. Matinul Khuluq/berakhlaq kokoh (متين الخلق)
  4. Qawiyyul Jismi/berbadan kuat (قوي الجسم)
  5. Mutsaqqaful Fikri/berwawasan luas (مثقف الفكر)
  6. Qadirun Alal Kasbi/mampu berusaha (قادر على الكسب)
  7. Hariishun Ala Waqtihi/pandai menjaga waktu (حريص علي وقته)
  8. Munazhzham fi Syu’unihi/rapi dalam segala urusan (منظم في شؤؤنه)
  9. Mujahidun Linafsihi/bersemangat tinggi (مجاهد لنفسه)
  10. Nafi’un Lighaairihi/bermanfaat bagi sesama (نافع لغيره)
  11. Daa’iyun ilallah aw Aamirun bil ma’ruf wa Naahun ‘anil mungkar/Da’i dan menegakkan amr ma’ruf dan nahi mungkar. (داعي إلى الله و آمر بالمعروف و ناه عن المنكر)

FOKUS
KMI memfokuskan aktivitasnya pada pencapaian tujuan utama yaitu:

  1. Penanaman ‘aqidah yang benar kepada Santri
  2. Pembiasaan ibadah yang benar menurut standart syar’I
  3. Pembiasaan Akhlaq mulia, sehingga menjadi teladan kebaikan bagi sesama
  4. Pembiasaan disiplin dan tertib dalam seluruh aktifitas.
  5. Pembiasaan bersih dan peduli terhadap lingkungan juga kepada masalah masalah sekecil apapun.
  6. Pembiasaan ikhlas, amanah, tanggung jawab, kepedulian dalam tugas.
  7. Membimbing santri untuk mampu dan menguasai Al Qur’an dengan baik (bacaannya dan mengerti ma’nanya) dan menghafal minimal 4 (empat) juz Al Qur’an.
  8. Kemampuan untuk menghafal dan menterjemah Al Qur’an 30 juz dan ahadits al muqarrarah.
  9. Memiliki kemampuan untuk berda’wah/amr ma’ruf nahi mungkar dan life skill yang cukup.
  10. Pembelajaraan dan penguasaan bahasa arab dan inggris.