27-Apr-2017

Lingkup Kegiatan Pon. Pes. Al-Ishlah


Sebagai sebuah lembaga perekat ummat, Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso turut andil dalam menangani seluruh aspek kehidupan dalam masyarakat. Oleh karena itu berbagai program kegiatan dilakukan oleh Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, di antaranya:

1. Program Sosial

  • Bantuan pembiayaan pendidikan / beasiswa bagi pelajar/mahasiswa atau anak-anak usia sekolah yang menjadi penyandang masalah dana /biaya tersebab keyatiman, kelemahan ekonomi, keterlantaran dan sebagainya (sejak tahun 1984).
  • Bantuan dan rehabilitasi sosial bagi penyandang masalah sosial yang kegiatannya dimulai pada tahun 1985.
  • Aksi-aksi sosial seperti operasi katarak gartis, operasi bibir sumbing gratis, pengobatan gratis ( bakti sosial ), Khitanan masal, Donor darah dan juga pembagian daging Qurban yang pembagiannya bisa di terima oleh lebih dari belasan ribu pengantri.
  • Pengembangan dan pembinaan kesejahteraan sosial masyarakat dengan memberikan kegiatan ekonomis produktif masyarakat yang dirintis sejak tahun 1988.
  • Bina Ummat, Pembinaan ummat / masyarakat dilakukan secara langsung oleh Pondok dan atau secara tidak langsung melalui pembinaan alumni dan melalui kerjasama dengan pondok-pondok / lembaga-lembaga pendidikan, instansi-instansi pemerintah maupun swasta dengan cara mengadakan majelis ta’lim, kajian-kajian, seminar-seminar, sarasehan dan kursus-kursus ketrampilan usaha ekonomis produktif sera akses permodalannya.

2. Program Pendidikan

Pendidikan yang diselenggarakan Pondok Pesantren Al-Ishlah yaitu mulai dari tingkat Taman kanak-kanak hingga tingkat Perguruan Tinggi, sebagaimana berikut:

  • Kelompok Bermain Islam Terpadu ( KBIT )
  • Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT)
  • Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA)
  • Sekolah Dasar (SD) Plus Al-Ishlah
  • Sekolah menengah Pertama (SMP) Plus Al-Ishlah
  • Kulliyatul Muballighien Al-Islamiyah (KMI) untuk putra dan Kulliyatul Muballighaat Al-Islamiyah (KMI) untuk putri
  • Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Ishlah
  • Tahfizhul Quran dan terjemahannya + Tahsinul Qiroah dengan metode Ummi ( bersertifikat guru Al-Quran), I’robul Quran dan kitab kuning ( i’rob, membaca dan menerjemahkan) dengan metode Tamyiz.